jump to navigation

Hari Keenambelas

SHALAWAT ATAS RASULULLAH SAW

Saudaraku,

Allah dengan segala kekuasaan-Nya telah mengutus Nabi-Nya Muhammad SAW dan telah memberinya kekhususan dan kemuliaan untuk menyampaikan risalah. Ia telah menjadikannya rahmat bagi seluruh alam dan pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa serta menjadikannya orang yang dapat memberi petunjuk ke jalan yang lurus. Maka seorang hamba harus taat kepadanya, menghormati dan melaksanakan hak-haknya.

Dan di antara hak-haknya adalah Allah mengkhususkan baginya shalawat dan memerintahkan kita untuk itu di dalam kitab-Nya yang agung (Al Qur’an) dan Sunnah Nabi-Nya yang mulia (Hadits). Di mana orang yang yang bershalawat untuknya akan memperoleh pahala yang berlipat ganda. Maka sungguh berbahagialah orang yang mendapatkan itu. YaAllah! Berilah shalawat dan salam atas Nabi dan kekasih-Mu Muhammad selama siang dan malam yang silih berganti.

Saudaraku,

Ungkapan shalawat kita, pada detik ini, menit ini, jam ini , hari ini, minggu ini, bulan ini, bersama dengan jutaan, miliaran dan tak terhitung makhluk Allah, di langit dan di bumi, bersama-sama berdzikir. Kita semua di muka bumi, dan Malaikat sebagai penduduk langit, sama-sama diperintahkan Allah SWT untuk melantunkan shalawat atas Rasulullah SAW.

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Q.S. Al-Ahzab: 56,).

Dan dari Abdurrahman bin ‘Auf radhiyallahu ‘anhu berkata: “Saya telah mendatangi Nabi SAW ketika ia sedang sujud dan memperpanjang sujudnya. Beliau bersabda: “Saya telah didatangi oleh Jibril dan ia berkata: “Barangsiapa yang bershalawat untukmu, maka saya akan bershalawat untuknya dan barangsiapa yang memberi salam untukmu maka saya akan memberi salam untuknya, maka sayapun bersujud karena bersyukur kepada Allah.” (HR. Hakim)

Dari Abdullah bin Mas’ud dan Nabi SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah memiliki malaikat-malaikat yang berkeliling menyampaikan salam kepadaku dan umatku.” (HR. Nasa-i dan Hakim)

Karenanya, mengucapkan shalawat kepada Rasulullah SAW, adalah dagangan beruntung yang tak mungkin rugi. Dikeluarkan oleh Imam Muslim dari Abdullah bin Amr bin Al Ash bahwa ia mendengarkan Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang shalawat kepadaku, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” Satu berlipat sepuluh. Bila kita mau, segeralah lakukan perdagangan yang sangat menguntungkan seperti ini. Bershalawatlah atas sang kekasih Rasulullah SAW untuk mendapatkan shalawat sepuluh kali dan Maha Penguasa langit dan bumi.

lbnu Katsir rahimahullah berkata: “Maksud ayat ini adalah bahwa Allah SWT mengabarkan kepada hamba-hamba­Nya tentang kedudukan hamba dan Nabi-Nya (Muhammad) di sisi-Nya di langit di mana malaikat-malaikat bershalawat untuknya. Lalu Allah SWT memerintahkan makhluk-makhluk yang ada di bumi untuk bershalawat dan salam untuknya, agar pujian tersebut berkumpul untuknya dari seluruh alam baik yang ada di atas maupun yang ada di bawah.”

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata dalam buku Jalaul Aiham: “Artinya bahwa jika Allah dan malaikat-malaikat­Nya bershalawat untuk rasul-Nya, maka hendaklah kalian juga bershalawat dan salam untuknya karena kalian telah mendapatkan berkah risalah dan usahanya, seperti kemuliaan di dunia dan di akhirat.”

Banyak pendapat tentang pengertian shalawat untuk Nabi dan yang benar adalah seperti apa yang dikatakan oleh Abul Aliyah: “Sesungguhnya shalawat dari Allah itu adalah berupa pujian bagi orang yang bershalawat untuk beliau di sisi malaikat-malaikat yang dekat” (HR. Bukhari)

Salam artinya keselamatan dan segala kekurangan dan bahaya, karena dengan merangkaikan salam itu dengan shalawat maka kitapun mendapatkan apa yang kita inginkan dan terhapuslah apa yang kita takutkan. Jadi dengan salam maka apa yang kita takutkan menjadi hilang dan bersih dari kekurangan dan dengan shalawat maka apa yang kita inginkan menjadi terpenuhi dan lebih sempurna. Demikian yang dikatakan Syaikh Muhammad bin ~Utsaimin

Saudaraku,

Bila kita termasuk orang yang ingin mendapat syafaatnya di hari kiamat, di saat seorang ibu menjadi beruban rambut­nya karena kengeriannya, maka bershalawatlah kepada Rasulullah SAW, sekarang. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mengatakan ketika mendengar azan, “Ya Allah, Tuhan seruan yang sempurna ini, serta shalawat yang dikumandangkan atas Muhammad. Berikanlah kepada Muhammad wasilah dan keutamaan. Dan bangkitkanlah dia pada kedudukan yang terpuji, yang Engkau janjikan.” Maka dia pasti mendapatkan syafaatku di hari kiamat.” (HR. Bukhari)

Rasulullah SAW juga bersabda: “Barangsiapa yang ber­shalawat untukku di waktu pagi sepuluh kali dan di waktu sore sepuluh kali, maka Ia berhak mendapatkan syafa’atku.” (HR. Thabrani)

Jika kita termasuk orang yang banyak terobsesi dengan dunia, kerap mengotori diri dengan dosa, perbanyaklah shalawat atas Rasulullah SAW. Karena Imam Ahmad dalam musnadnya menyebutkan sebuah hadits, bahwa seseorang datang dan berkata kepada Rasulullah, “Ya Rasululah, bagai­mana bila aku menjadikan seluruh shalawatku untukmu.” Rasul mengatakan, “Jika demikian, Allah akan mencukupi apa yang engkau obsesikan dan duniamu dan akhiratmu.” (HR. Ahmad)

Jika kita termasuk orang yang ingin menjadi orang yang paling dekat dengan Rasulullah SAW di hari kiamat, perbanyaklah shalawat kepada Rasulullah SAW. Dengarlah sabdanya,

“Orang yang paling dekat denganku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak benshalawat atasku.” (HR.Tirmidzi) Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Muhammad, keluanga dan para sahabatnya.

%d blogger menyukai ini: