jump to navigation

RESOLUSI 2009 Senin, November 10, 2008

Posted by kanghasan in Motivasi.
Tags: , , ,
trackback

Bukan hendak mendahului ketetapan-Nya dengan merasa HAKKUL YAKIN bahwa tahun depan (2009), dan tahun-tahun depannya lagi, kita masih bisa menjadi saksi kelahiran matahari baru awal tahun. Juga bukan hendak mendahului prediksi pakar ekonomi, politik, dan bahkan pakar paranormal mengenai apa dan bagaimana situasi tahun yang dalam hitungan kurang dari 2 bulan akan datang kelak. Anggap saja ini semacam early warning system dalam diri masing-masing untuk lebih bisa mengantisipasi dan membuat rencana-rencana hidup (cieh…!). Mengingat waktu satu bulan bukanlah waktu yang terlalu lama meskipun sifat relatifitas waktu yang tak bisa dibantah. Tetapi dengan beragam kesibukan sehari-hari yang kita geluti, jangan-jangan pada saatnya kelak kita terlambat menyadarinya.

Tahun yang selalu berganti adalah rutinitas sebagaimana waktu berlalu setiap detik. Sejarah dengan cepat menjadi kenangan dan cerita. Masa depan adalah tujuan. Seorang fislsuf mengatakan bahwa hidup manusia sekarang ini adalah sebuah titik dalam gerak cepat waktu menuju masa depan. Dan masa depan adalah, kurang lebih, resultante dari dialektika masa lalu dalam level tertentu.

Maksud saya, dalam merencanakan sesuatu manusia mau tidak mau kita menengok rentetan mozaik peristiwa yang sudah lalu.

Sebelas bulan yang tengah berlalu ini pasti telah kita jalani dengan rencana-rencana sebelumnya. Dan dalam rentang waktu itu pasti sudah banyak pencapaian-pencapaian yang optimal di samping kegagalan-kegagalan. Mengingat pada saat membuat rencana kita memasukkan asumsi-asumsi yang bersifat prediktif dan tidak pasti, maka hasil (sukses atau gagal) yang diraih bisa dijadikan bahan introspeksi.

Mumpung masih dini, mari kita sekarang mulai menyusun kembali rencana untuk tahun yang akan datang. Mau ngapain aja kita neh ? gini-gini aja ? atau hanya mengalir kayak air ? Masing-masing memiliki resiko. Sisa waktu sebulan bisa digunakan untuk mencari bahan dan melakukan evaluasi demi menghitung resiko.

Tetapi apapun yang kita putuskan, itu adalah rencan kita, tindakan kita, dan tanggung jawab kita pribadi sepenuhnya. Manusia adalah tindakannya, dan tidak ada tindakan tanpa resiko.

Selamat mecari, Wallahu A’lam…

Komentar»

1. bapakethufail - Rabu, November 12, 2008

karena sebenarnya tidak akan pernah ada perjalanan, tanpa langkah pertama. mengapa tidak kita mulai ?????
soal tujuan itu sampai atau tidak hanya tapak kaki dan jejak yang akan menentukan….

2. Irfan - Kamis, Januari 1, 2009

Jadi ‘inspired’ juga nech Kang. Thanks atas blog nya yg memotivasir. Lam kenal juga, bos.

3. Nuts86 - Minggu, Januari 4, 2009

Tetapi apapun yang kita putuskan, itu adalah rencan kita, tindakan kita, dan tanggung jawab kita pribadi sepenuhnya. Manusia adalah tindakannya, dan tidak ada tindakan tanpa resiko.

setuju!
saya dah mulai males buka2 buku, gak selera lagi ma kelas dan bangku kuliah…alhasil,, kemungkinan saya harus ngulang banyak mat kuliah semester depan……….itu juga kalau saya gak di DO duluan.
2009, jelas sudah beda dengan angka 2008 = do’a kan saya (karna do’a saya mungkin saja tidak cukup) semoga aya bisa berubah. harapan saya simple aja: “may i get all the best like what i want to”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: