jump to navigation

HATI SEORANG AYAH Jumat, September 5, 2008

Posted by customs6th in Renungan.
Tags: , , , , , ,
trackback

Postingan ini dari saudara kita MARDANUS, sebuah kisah yang begitu menginspirasi buat kita semua sebagai anak, bapak, ibu dan keluarga. Dan lakukanlah yang terbaik Buat keluarga kita…

HATI SEORANG AYAH

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?” Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : “Sebab aku Laki-laki.” Itulah jawaban Ayahnya. Anak wanita itu berguman : ” Aku tidak mengerti.”

Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : “Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki.” Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :”Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?”

Ibunya menjawab: “Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian.” Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.

Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

“Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. ”

“Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. ”

“Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. ”

“Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya.”

“Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. ”

“Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai & mengasihi keluarganya, didalam kondisi & situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi &
mengasihi sesama saudara.”

“Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan & menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani. & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi.”

“Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari & menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia & BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. ”

“Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia & Akhirat.”

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut & berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayanya. ” AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU, AYAH.”

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah… With Love to All Father ” JIKA KAMU MENCINTAI Ayah mu / sekarang merasa sebagai AYAH KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI AYAHNYA & Dan Mencintai Kita Sebagai Seorang Ayah

“. Note: Berbahagialah yang masih memiliki Ayah. Dan lakukanlah yang terbaik untuknya…. ……… ……… ……… …..

Berbahagialah yang merasa sebagai ayah. Dan lakukanlah yang terbaik Buat keluarga kita…….. ……… ………

Komentar»

1. ferdy_ - Jumat, September 12, 2008

terima kasih untuk cerita yang telah membuka mata saya..jujur sejak dulu saya sangat membenci ayah saya..tapi semenjak dewasa saya mulai dapat mengerti kalau ayah saya sangat mencintai saya…_tulus_dan tanpa rekayasa.._trima kasih ayah..:>
…ayah adalah orang yang sangat saya sayangi_termasuk bunda tercinta_..trima kasih untuk semuanya….

2. Agus Ramada Setiadi - Selasa, Januari 27, 2009

Ayah saya saat ini tengah terbaring sakit, membaca cerita ini pastinya sebagai anak lelaki tertua dalam keluarga sangat mengerti betul betapa mulia dan berjasanya seorang ayah. Tanpa didikan ayah saya maka tidak mungkin saya bisa menjadi seperti ini.

Berbahagialah yang masih memiliki Ayah. Dan lakukanlah yang terbaik untuknya…. ……… ……… ……… …..

Berbahagialah yang merasa sebagai ayah. Dan lakukanlah yang terbaik Buat keluarga kita…….. ……… ………

3. namp - Jumat, Juli 24, 2009

bagaimana pula dengan ayah yg tidak memiliki ciri2 tersebut?
apa yg anak2 dapat banggakan dan kenangkan tentang beliau?
setelah hati dan diri kami juga ibu pernah diabaikan dan disakiti?
sememangnya rasa benci tak dapat dibendung dek kerana sikap beliau sendiri, dek kerana ibu yang terpaksa mengambil alih tugas dan tggungjawab yg sepatutnya digalas oleh seorang lelaki bernama ayah?
tp kerana rasa takutkan Tuhan, hati ini xberdaya lagi membenci..
kerana mungkin ia membawa padah..padah bila dilabel sbg anak durhaka..yg bersisa hanya belas kasihan..kerana beliau sudah pun tua..cuma kami mampu berdoa..moga Tuhan bukakan pintu hati beliau dan menyedari kesilapan2 dulu..
hanya kata maaf dan pengakuan darinya yg kami dambakan..supaya hati ini mampu menyayangi beliau semula..juga sikap egois padanya..harap dikikis sehabis2nya..dan moga Tuhan memberi petunjuk serta keampunan padanya..
sejujurnya..sejak kecil, kami amat dahagakan ketulusan kasih sayang dan perhatian beliau yg hingga ke hari ini belum kami rasai..
sedarlah wahai ayah..igtlah pengorbanan ibu yg bersusah payah membesarkan kami tanpamu..
jgn jadikan kami anak2 yang durhaka padamu…
=(
wallahua’lamubisawwab…

4. yuyun - Rabu, Oktober 14, 2009

bersyukurlah bgi yang masih memiliki ayah…sedangkan saya di saat lagi ngebutuhin seorang ayah,,,,beliau pergi untuk slama2 nya…..saya sayang bgt ma ayah……saya kangen ma ayah….kapan kita bisa kumpul kya dlu lagi….mga beliu bahagia di sana….I Love you ayah………….

5. fauzan - Sabtu, Januari 29, 2011

hebat sekaliiii seorang bertanya pada bapak x akun jg tahu,,,akupun sadar aku tidak akan melawan ayah lagiiii terimakasi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: