Bersembunyi… Rabu, Agustus 27, 2008
Posted by customs6th in Renungan.Tags: bersembunyi, cerita sufi, Nasrudin Hoja, ruangbacabuku
add a comment
diambil dari Ruangbacabuku’s Weblog
Suatu malam seorang pencuri memasuki rumah Nasrudin. Kabetulan Nasrudin sedang melihatnya. Karena ia sedang sendirian aja, Nasrudin cepat-cepat bersembunyi di dalam peti. Sementara itu pencuri memulai aksi menggerayangi rumah. Sekian lama kemudian, pencuri belum menemukan sesuatu yang berharga. Akhirnya ia membuka peti besar, dan memergoki Nasrudin yang bersembunyi.
“Aha!” kata si pencuri, “Apa yang sedang kau lakukan di sini, ha?”
“Aku malu, karena aku tidak memiliki apa-apa yang bisa kau ambil. Itulah sebabnya aku bersembunyi di sini.”
Cara Membaca Buku Selasa, Agustus 26, 2008
Posted by bapakethufail in Renungan.Tags: buku, cara, membaca, Nasrudin Hoja, ruangbacabuku, Sufi
2 comments
diambil dari : http://ruangbacabuku.wordpress.com/hikmah-sufi/nasrudin-hoja/cara-membaca-buku/
Seorang yang filosof dogmatis sedang meyampaikan ceramah. Nasrudin mengamati bahwa jalan pikiran sang filosof terkotak-kotak, dan sering menggunakan aspek intelektual yang tidak realistis. Setiap masalah didiskusikan dengan menyitir buku-buku dan kisah-kisah klasik, dianalogikan dengan cara yang tidak semestinya.
Akhirnya, sang penceramah mengacungkan buku hasil karyanya sendiri. nasrudin segera mengacungkan tangan untuk menerimanya pertama kali. Sambil memegangnya dengan serius, Nasrudin membuka halaman demi halaman, berdiam diri. Lama sekali. Sang penceramah mulai kesal.
“Engkau bahkan membaca bukuku terbalik!”
“Aku tahu,” jawab Nasrudin acuh, “Tapi karena cuma ini satu-satunya hasil karyamu, rasanya, ya, memang begini caranya mempelajari jalan pikiranmu.”
PENYELUNDUP Jumat, Juni 27, 2008
Posted by bapakethufail in Renungan.Tags: jubah, kehidupan, Nasrudin Hoja, penyelundup, senarai kisah, Sufi
7 comments
Ada kabar angin bahwa Mullah Nasrudin berprofesi juga sebagai penyelundup. Maka setiap melewati batas wilayah, penjaga gerbang menggeledah jubahnya yang berlapis-lapis dengan teliti. Tetapi tidak ada hal yang mencurigakan yang ditemukan. Untuk mengajar, Mullah Nasrudin memang sering harus melintasi batas wilayah. (lagi…)
Teori Kebutuhan Kamis, Juni 26, 2008
Posted by bapakethufail in Renungan.Tags: Kebijaksanaan, kekayaan, Nasrudin Hoja, Sufi
add a comment
|
TEORI KEBUTUHAN |
Nasrudin berbincang-bincang dengan hakim kota. Hakim kota, seperti umumnya cendekiawan masa itu, sering berpikir hanya dari satu sisi saja. Hakim memulai,
“Seandainya saja, setiap orang mau mematuhi hukum dan etika, …”
Nasrudin menukas, “Bukan manusia yang harus mematuhi hukum, tetapi justru hukum lah yang harus disesuaikan dengan kemanusiaan.” (lagi…)

